skip to content »

saltcavesol.ru

Xxx melayu com anak main mak

xxx melayu com anak main mak-21

Beberapa marga batak ada yang tidak boleh saling menikah, artinya seseorang yang dilarang saling menikah sering disebut oleh para orang tua.Dalam perkawinan adat Batak Toba juga memiliki aturan-aturan tertentu yang harus ditaati, dan hukumannya sangat tegas yang dianut oleh orang Batak sejak zaman dahulu kala.

Masih ingat dengan legenda Batak “Tungkot Tunggal Panaluan“?Berikut ini 5 Larangan dalam Perkawinan Adat Batak Toba yang dirangkum dari Website Gobatak: Namarpadan/ padan atau ikrar janji yang sudah ditetapkan oleh marga-marga tertentu, dimana antara laki-laki dan perempuan tidak bisa saling menikah yang padan marga.Misalnya marga-marga berikut ini: Namarito (ito), atau bersaudara laki-laki dan perempuan khusunya oleh marga yang dinyatakan sama sangat dilarang untuk saling menikahi.Ternyata ada Pariban yang tidak bisa saling menikah, siapa dia sebenarnya?Bagi orang Batak aturan/ ruhut adat Batak ada dua jenis untuk kategori Pariban Na So Boi Olion, yang pertama adalah Pariban kandung hanya dibenarkan “Jadian” atau menikah dengan satu Pariban saja.Aturan yang berlaku yang dilaksankan oleh penatua masing-masing daerah bisa jadi berbeda-beda, ada yang dibakar hidup-hidup, dipasung, dan buang atau diusi dari kampung serta dicoret dari tatanan silsilah keluarga.

Di era modern saat ini beberapa aturan yang diberlakukan tersebut, sudah cukup banyak orang Batak yang kini sudah ada melanggarnya.

Perkawinan bagi masyarakat Batak khususnya orang Toba adalah hal yang wajib untuk dilaksanakan, dengan menjalankan sejumlah ritual perkawinan adat Batak.

Meski memiliki keunikan dan ragam keistimewaan yang terkandung dalam acara tersebut, upacara perkawinan adat Batak Toba juga terkenal sangat “merepotkan” jika kita bandingkan dengan upacara perkawinan di daerah lainnya di Indonesia.

Misalnya 2 orang laki-laki bersaudara kandung memiliki 5 orang perempuan Pariban kandung, yang dibenarkan untuk dinikahi adalah hanya salah satu dari mereka, tidak bisa keduanya menikahi pariban-paribannya.

Yang kedua adalah Pariban kandung/ atau tidak yang berasal dari marga anak perempuan dari marga dari ibu dari ibu kandung kita sendiri.

Kalau memang tidak bisa lagi, mau tidak mau orang tua harus mengizinkan menikah dengan siapa aja daripada mendapat julukan si jomblo ngenes (jones).